Posts

SEJARAH PAROKI DAN PERKEMBANGANNYA

Image
SEJARAH PAROKI DAN PERKEMBANGANNYA 1.       Pengantar Paroki merupakan bangunan fundamental bagi struktur kerasulan Gereja dan tetap menjadi pusat utama bagi kegiatan umat Kristiani. Di dalam paroki, umat berkumpul untuk merayakan Ekaristi dan membangun suatu persekutuan. Berbicara soal paroki berarti berbicara soal Gereja dan berbicara soal Gereja maka mau-tidak mau berbicara soal umat. Sebelum membicarakan lebih lanjut mengenai umat maka perlu diketahui lebih dahulu paroki itu apa dan bagaimana sejarah serta perkembangannya. Dalam tulisan ini akan di uraikan sekilas mengenai sejarah paroki dan perkembanganya. Hal ini perlu karena seringkali terdapat beberapa pengertian ekstrim mengenai paroki. Salah satunya pertama, paroki dilihat sebagai suatu kelompok administratif-yuridis, yakni bagian dari keuskupan. Kedua, melihat bahwa Gereja sebenarnya tidak memerlukan paroki sebagai perwujudanya. Terhadap kedua ekstrim di atas haruslah dikatakan bahwa paroki...
Image
Telling The Story of Jesus Misi di Asia : Menceriterakan Kisah Yesus “Telling The Story of Jesus” By : Mgr. Luis Antonio G. Tagle, Uskup Imus, Philiphina Kongres Misi Asia, Chiang Mai, Thailand, 19 Oktober 2006. Diterjemahkan oleh : B.S. Mardiatmadja, SJ.             Kongres Misi Asia adalah suatu kesempatan untuk merayakan panggilan Gereja menjadi misioner. Kongres ini mengenangkan dengan penuh syukur jalan-jalan misioner yang telah diambil oleh Gereja di Asia. Kongres ini bersukacita atas upaya terus-menerus dalam misi, dengan menjadi saksi dari kekuatan iman dan cinta kasih. Kongres mengundang kita untuk melibatkan diri sekali lagi kepada panggilan abadi Yesus Kristus agar kita membawa Kabar Baik mengenai Kerajaan Allah ke seluruh dunia. Kongres juga mendesak kita untuk mencari jalan-jalan baru guna memahami dan menjalani misi, dalam kesetiaan kepada Tradisi Gereja yang kaya, tetapi dengan peka terhadap reali...

Bacaan dan Renungan Hari Minggu Biasa VII (19 Februari 2012 )

Image
Minggu, 19 Februari 2012 Hari Minggu Biasa VII Lewat Kristus kita dapat mempersembahkan kurban yang hidup dan suci, yang berkenan kepada Allah --- St Fulgensius dari Ruspe Antifon Pembuka (Mzm 12:6) Tuhan, aku percaya akan kasih setia-Mu, hatiku bergembira karena Engkau menyelamatkan daku. Aku bernyanyi bagi-Mu karena kebaikan-Mu kepadaku. Doa Renungan Allah Bapa kami yang maharahim, demikian besar cinta kasih-Mu kepada kami, sehingga selalu bersedia mengampuni dosa-dosa. Ingatkanlah kami senantiasa bahwa kebaikan dan kekuasaan-Mu itu telah Kaupercayakan kepada Gereja-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin. Bacaan dari Kitab Yesaya (43:18-19.21-22.24b-25) Beginilah firman Tuhan, "Janganlah mengingat-ingat hal yang dahulu dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sud...

BACAAN HARI MINGGU BIASA V/ Th. II (5 Februari 2012)

HARI MINGGU BIASA V/ Th. II (MINGGU, 4 - 5 Februari 2012) RITUS PEMBUKA LAGU PEMBUKA  (PS 328) TANDA SALIB DAN SALAM I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus U. Amin I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu U. Dan bersama rohmu PENGANTAR SERUAN TOBAT  (TPE HAL 23/SYUKUR KEPADAMU TUHAN MB 427/PS 592) (umat berdiri) I. Saudara-saudari, marilah kita menyatakan tobat kita pada awal perayaan ekaristi dengan mengenangkan peristiwa pembaptisan dengan menerima percikan air suci. Percikilah aku, ya Tuhan dengan hisop, maka aku pasti bersih; cucilah aku, tentu aku lebih putih daripada salju. S. Kasihanilah aku, ya Allah, U. Menurut belas kasih-Mu yang besar S. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. U. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin. atau K+U. 1. Syukur kepada-Mu, Tuhan, sumber segala rahmat. Meski kami tanpa jasa, Kaupilih dan Kauangkat. Dosa kami Kauampuni...

ETIKA SOKRATES

ETIKA SOKRATES Dalam etikanya, Sokrates berusaha mencari yang baik, kebajikan (arete) dan kebahagiaan (=eudaimonia) dengan menggunakan metode maieutisnya. Yang baik menurutnya bukanlah kebaikan yang relatif, tapi yang mendasar (=agatho). Yang baik bukan pula yang berguna, bukan yang menyenangkan nafsu dan bukan pula kekuasaan. Tetapi orang-orang yang sungguh tahu (arete) bahwa ia adalah manusia. Orang yang demikian ini akan bertindak terhadap sesamanya sebagai manusia sejauh ia mampu. Dan untuk mencapai kebaikan ini dibutuhkan pengendalian diri sendri(eukratia). Dengan demikian kebaikan dan kebahagiaan  sesungguhnya terletak pada kebajikan:”seseorang yang berpengetahuan yang mendalam adalah bijaksana, yang bijaksana adalah baik”. Berpengetahuan yang dimaksud di sini erat hubungannya dengan kebajikan.  Arete yaitu tahu dan mampu pada bidangnya masing-masing. Artinya tahu seluk-beluk bidang pekerjaannya, bisa mengerjakan dengan betulbetul mengerjakan. Jadi tidak hanya t...

Bacaan dan Renungan Minggu Biasa II/B ( 15 Januari 2012)

Image
Minggu, 15 Januari 2012 Hari Minggu Biasa II/B Antifon Pembuka (Mzm 64:4) Seluruh bumi hendaknya menyembah Dikau, ya Allah, dan bermazmur bagi-Mu, meluhurkan nama-Mu, ya Allah yang Mahatinggi. Doa Renungan Allah Bapa kami yang Mahabaik, Engkau telah berkenan memanggil dan memberikan tugas kepada kami masing-masing. Berilah kami hati yang peka terhadap bisikan-Mu. Tunjukkanlah tempat di mana Engkau bersemayam di dunia ini agar kami tetap dekat dengan Dikau. Dengan pengantaraan Kristus Putra-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa. Amin. Bacaan dari Kitab Pertama Samuel (1Sam 3:3b-10.19) "Bersabdalah, ya Tuhan, hamba-Mu mendengarkan." Pada hari itu Samuel telah tidur di dalam bait suci Tuhan, tempat tabut Allah. Lalu Tuhan memanggil, "Samuel! Samuel!" Samuel menjawab: "Ya, bapa." Lalu berlarilah ia kepada Eli, dan berkata, "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku...