Janji Allah #Sarapan Pagi
Beberapa waktu yang lalu saya menemani seorang saudara yang sedang mengalami persoalan dalam rumah tangganya. Ia sudah menikah lebih dari 10 tahun. Awalnya kehidupan rumahtangganya berjalan baik dan gembira. Namun memasuki tahun ke 10 ia mulai merasakan ada sesuatu yang berubah dalam diri pasanggannya. Sebagai laki-laki yang bertanggung jawab ia berusaha menerima setiap perlakuan kurang baik dari istrinya. Dalam satu kesempatan saya bertanya, “ Bagaimana kamu bisa bertahan dalam menjalani hidup dengan pasangan yang seperti itu?” lantas dia menjawab santai “Kalau kita bisa menerima kelebihan istri, mengapa aku tidak mau menerima kekurangan dia, menikah itu kan harus mampu menerima kekurangan dan kelebihan pasanggan” Saya tertegun mendengar jawaban itu! Sejauh saya mengenalnya ia sosok lelaki yang jujur dan tulus, maka wajar jika jawaban yang ia lontarkan juga berasal dari kejujuran dan ketulusan hatinya. Baca juga Apa yang menggerakkan kehidupan anda Har...