PERAMPASAN KEKEBASAN POLITIK KAUM TIONGHOA DI INDONESIA MENURUT FILSAFAT POLITIK HANNAH ARENDT
Foto BBC Pengantar Peristiwa Mei tahun 1998 menyirat sejarah kelam sepanjang sejarah perkembangan politik Indonesia. Seiring dengan usaha untuk menurunkan Presiden Soeharto sebagai simbol kediktatoran Orde Baru muncul juga sejumlah peristiwa yang memilukan seperti pelecehan, pemerkosaan terhadap kaum Tionghoa, pembakaran toko-toko, rumah, sekolah-sekolah kaum Tionghoa dan lain-lain. Sejumlah tindakan kekerasan etnis ini hanyalah ledakan dari sejumlah ketidaksukaan orang-orang tertentu terhadap kebijakan pemerintahan Orde Baru. Pemerintahan Orde Baru telah menciptakan suasana politik demokratis yang diskriminatif terhadap kaum Tionghoa. Kebijakan politik yang diskriminatif ini pada dasarnya tidak sesuai dengan itu hakikat politik yang diusung oleh Hannah Arendt. Hannah Arendt adalah salah satu tokoh yang mengusung kebebasan politik setiap orang. Penulis mau meneropong sejumlah kebijakan politik Orde Baru terhadap kaum Tionghoa berdasarkan makna dan arti politik menurut Han...